ITS News

Kamis, 20 Juni 2024
15 Maret 2005, 12:03

Bagi-bagi ilmu di IES 2004

Oleh : Dadang ITS | | Source : -

Proses pendeteksian tubuh terhadap penyakit ternyata dapat diadaptasikan dalam bidang elektronika. Proses bernama negative selection tersebut diketahui menggunakan sel limfosit sebagai detektornya. Sehingga saat sel asing yang berbahaya masuk ke tubuh, langsung dapat dikenali dan diadakan upaya pemusnahan.

Selain untuk deteksi tubuh, sistem yang diberi nama Artificial Immune System ini mampu mendeteksi gangguan hubungan pendek pada sistem tenaga. Deteksi ini dilakukan lewat transmission line dari sistem pembangkit ke generator. Dalam pengoperasian sistem tenaga, akan banyak ditemukan hubungan pendek yang cukup mengganggu. Gangguan ini harus segera dideteksi dengan cepat dan akurat guna mempertahankan kestabilan sistem tenaga.

"Dengan mengacu pada kerja sel limfosit, kita akan membuat detektor sebagai sensor gangguan pada transmission line serta menambahkan monitoring untuk mendeteksi anomali sistem tersebut," terang Denny Hermawanto, pemakalah dari ITS. Ia bersama rekannya, Imam Robandi dari Teknik Elektro, mengaku telah lama meneliti sistem deteksi ini.

Selain Denny dan Imam yang khusus membahas sistem tenaga, puluhan makalah di bidang komunikasi nirkabel, jejaring, sistem kontrol dan robotika, sistem informasi, elektronika daya, signal and speech processing, propagation, image processing, serta computer vision and graphic juga turut dipresentasikan Selasa (12/10) kemarin, di Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) ITS.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, seminar internasional Industrial Electronic Seminar (IES) ke-6 turut dibanjiri makalah dari luar negeri. Seperti dari Tohoku University dan Ishinomaki Senshu University, Jepang yang bersama-sama membahas "Development of compact Cluster with Embedded CPUs".

"Tak ada yang spesial memang tahun ini, namun kita ingin menjadikan IES sebagai ajang kumpul dan silaturahni setiap tahunnya untuk berbagi ilmu di bidang elektronika," ujar Bima Sena BP, S.ST, steering comittee kegiatan ini bersemangat. (ftr/tov)

Berita Terkait