ITS News

Senin, 17 Juni 2024
15 Maret 2005, 12:03

Arifin Ilham Ajak ITS Berdzikir

Oleh : Dadang ITS | | Source : -

JMMI (Jamaah Masjid Manarul Ilmi) kembali mengadakan acara dakwah islam di ITS. Kali ini rangkaian acara diskusi dan dzikir bersama bertajuk ITS Berdzikir. Dalam acara diskusi, Hadir sebagai pembicara budayawan KH Zawawi Imron dan ketua JMMI Abdul Basid, sementara untuk acara dzikir bersama diundang Dai kondang, M Arifin Ilham.

Acara utama berupa dzikir bersama ini, dilakukan seusai sholat Dzuhur berjamaaah di Masjid Manarul Ilmi. Ustadz Arifin Ilham memulainya dengan mengajak jamaah membaca surat Al Fatihah dan Tasbih bersama. Arifin Ilham mengajak jamaah untuk selalu berdzikir, baik dalam keadaan lapang maupun sibuk. "Dengan dzikir hati kita akan bdersih dan pikiran kita akan lurus. Kita akan mendapat bimbingan dari Allah berupa ilham" jelas pemimpin majlis dizikir Az –Zikra ini. Ia juga menggambarkan betapa pentingnya dzikir itu." Para malaikat mengelilingi majlis dzikir hingga sampai ke langit dan ikut berdzikir bersama mereka. Bumi akan senang diinjak orang yang berdzikir, pohon juga akan senang menyayangi orang yang berdzikir."

Ia juga mengajak jamaah untuk melihat kembali kepada hati nuraninya, karena itu merupakan cerminan dari diri kita. "Segala dosa dan kejahatan kita tidak akan luput dari catatan hati nurani kita. Kita masih bisa ingat segala dosa yang kita lakukan 20 tahun, 10 tahun, 5 tahun lalu atau bahkan kemarin malam," ungkap Arifin.

Di akhir acara, Arifin Ilham mengajak jamaah untuk melakukan muhasabah (menghitung diri) atas dosa-dosa yang selama ini telah dilakukan. "Allah melihat dan mengetahui semua yang kita pikirkan, kita katakan, kita lakukan dengan sembunyi-sembunyi apalagi dengan terang-terangan". Bersama-sama para jamaah Arifin Ilham memohon dengan lirih agar Allah memberi rahmat dan ampunan-Nya. Ia juga meminta agar Allah memberikan perlindungan kepada umat muslim di Indonesia maupun saudara-saudaranya di dunia, terutama Palestina. Doa dan dzikir dipanjatkan dengan penuh haru, tak sedikit jamaah yang larut dan menangis.

Acara ini sendiri sebenarnya merupakan kegiatan kepengurusan JMMI periode sebelumnya yang sudah berakhir beberapa bulan lalu, namun baru bisa diselenggarakan sekarang. "Sebenarnya acara ini diagendakan pada bulan Ramadhan tahun lalu, namun kebetulan ustadz tidak bisa. Lalu kami merencanakan di bulan Muharam, juga tidak bisa. Akhirnya acara ini baru bisa terlaksana sekarang," jelas Tommy Nugrahanto, mantan ketua JMMI periode lalu.

Peserta dzikir bersama ini cukup banyak bukan hanya mahasiswa atau dosen ITS saja namun juga masyarakat sekitar. Pengurus JMMI memanfatkannya dengan membuka stand di selatan masjid yang menjual jilbab, majalah dan VCD islami. (rif/bch)

Berita Terkait