ITS News

Senin, 17 Juni 2024
15 Maret 2005, 12:03

Ada yang takut, walau sudah lima kali

Oleh : Dadang ITS | | Source : -

Mendonorkan darah adalah hal yang mulia. Tak sedikit orang yang sukarela mealakukannya demi menolong sesama. Seperti yang dilakukan Yanuar Adi, Rabu (22/12) pagi. Mahasiswa Teknik Kelautan ’01 ITS ini menyumbangkan darahnya dalam donor darah yang diadakan UK Pramuka ITS bekerja sama dengan Beswan Djarum Surabaya.

Walau mengaku sudah lima kali menyumbangkan darahnya, Yanuar terlihat takut saat suster menyiapkan jarum suntiknya. "Ikhlas…ikhlas," ujarnya menenangkan diri. Pemilik golongan darah O ini terus saja menutup wajahnya dan menggigit tangan kanan yang dikepalnya erat.

Jarum pun telah dimasukkan, beruntung tak ada teriakan dari mulut Yanuar. Namun wajah pria berkacamata ini kembali pucat saat suster mengatakan pembuluh vena lengan kirinya bermasalah. Darah bertekanan 130 mmHg miliknya lambat mengalir dalam selang. "Ya… dilepas deh (jarumnya, Red). Pelan-pelan ya, mbak," pintanya lirih pada suster. Dengan pasrah, ia menurut saja saat suster ganti menusukkan jarum suntik ke lengan kanannya.

Tak hanya mahasiswa, beberapa karyawan ITS turut menyumbang darah. Tampak pagi itu Mustiko Aji SE, Kabag Kemahasiswaan ITS dengan senyum lebar mulai mendaftar. "Ayo, aku duluan," ujarnya bersemangat. Ia pun mengaku lebih nyaman jika diambil darah dari lengan kirinya. "Biasanya saya donor dari tangan kiri memang," paparnya. Sejurus kemudian, ia sudah siap di atas dipan yang disediakan panitia.

Acara yang diadakan tiga bulan sekali oleh UK Pramuka ITS ini juga mendapat sambuatan hangat dari Rektor ITS, Prof Dr Ir Mohammad Nuh DEA. Dalam kunjungannya ke tempat pelaksanaan donor darah, KPA Dr Angka, ia terlihat menanyakan kondisi para pendonor "wah.. kalau yang ini bisa sampai dua liter," canda beliau pada salah satu pendonor yang bertubuh tambun. Namun pagi itu, Nuh tidak menyumbangkan darahnya karena harus mengecek kesiapan ITS menyambut kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, esok (23/12) siang.

Kantong-kantong darah dengan yang terkumpul itu, menurut Robert selaku koordinator kegiatan, akan disumbangkan ke PMI cabang Embong Ploso. "Tahun lalu kita mendapat sekitar 100 sampai 150 kantung. Ini kegiatan rutin setiap tiga bulan sekali. Ini demi kemanusiaan," ujar mahasiswa Poltek Perkapalan ITS ini.(ftr/tov)

Berita Terkait