ITS News

Kamis, 07 Juli 2022
15 Maret 2005, 12:03

4000 Pengujung Bursa Karir 2004

Oleh : Dadang ITS | | Source : -

Sekitar 3500 sampai 4000 jumlah pengunjung bursa karir 2004 setiap harinya. Ini terlihat semenjak hari pertama sampai hari terakhir, Sabtu (28/2). Bahkan, ketika hari pertama jumlah pengunjung nampak berdesakan di depan pintu masuk. Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, maka pihak panitia pun menerapkan sistem buka tutup.

"Syukur sejauh ini pelaksanaannya tidak mengalami kendala yang cukup berarti. Meski untuk beberapa hal kita masih kurang. Misalnya mengenai pengadaan mesin fotocopy dan komputer yang jumlahnya masih terbatas, sehingga pengunjung yang ingin menggunakan mesin tersebut harus antri," jelas Ir. Budi Utomo Kukuh Widodo, ME, Ketua Panitia Bursa Karir 2004.

Menurut dosen Teknik Mesin ini, jumlah pengunjung begitu banyak karena lokasi pameran yang cukup strategis. Kalau sebelumnya kegiatan seperti ini hanya diadakan di kampus ITS, namun kali ini kegiatan ini diadakan di luar ITS. Tepatnya di gedung WTC, yang lokasinya memang berada di tengah kota. Hal ini semata-mata dimaksudkan untuk mengubah persepsi masyarakat kalau lowongan pekerjaan yang ditawarkan perusahan tidak hanya bidang teknik saja.

"Kalau kegiatan ini diadakan di luar ITS bukan berarti kami mengabaikan lulusan ITS. Ini bisa dibuktikan dengan kita memberikan harga tiket masuk pameran lebih murah, yakni sebesar Rp. 3000 jika dibandingkan harga normal sebesar Rp.7000," terangnya.

Memang, dalam bursa karir 2004 ini pengunjung selain lulusan ITS juga banyak. Seperti Andri, lulusan UPN Veteran, Ia mengaku tertarik dengan kegiatan seperti ini. "Kalau kita disini selain dapat informasi tentang lowongan pekerjaan kita juga dapat pengetahuan. Karena setiap beberapa jam ada seminar atau workshop," ujarnya.

Sementara, beberapa perusahan yang berpartisipasi antara lain PT. Perdana Perkasa Elastisindo, TELKOMSEL, Radio Suara Surabaya, John Robert Power, Bank Niaga, STM PPM, HSBC, A Mild Class, Carrefour Indonesia, PT Kompas Media Nusantara, YANA PRIMA, PT Infomedia Nusantara, PT EXPERD, PT KPSG, Duta Sarana Komputer, PAM LYONAISE JAYA, dan PT Valbury Asia Futures (rom/Lin)

Berita Terkait