[vc_row][vc_column][vc_column_text]Diantara nikmat yang perlu disyukuri oleh umat muslim adalah nikmatnya iman. Sebab, Allah hanya memberikan karunia nikmat iman pada orang dikehendaki dan tidak ada yang bisa mengubahnya kecuali Allah. Tugas kita adalah berusaha untuk menjemputnya dan mendorongnya ke arah yang diridhoi Allah, namun hidayah tetap ada di tangan Allah. Lantas bagaimana kisah kaum terdahulu dalam menjemput iman? Apa yang terjadi kepada kaum Nabi Yunus ketika menjemput iman?
Simak penjelasan lengkapnya bersama Ust. Imamul Arifin, Lc., M.H.I pada Ngaji Bakda Shubuh : Tafsir Al-Qur’an melalui video berikut
https://youtube.com/live/aVTVuk5tYTA[/vc_column_text][dot_embed_youtube youtube=”https://www.youtube.com/embed/aVTVuk5tYTA?si=jstu0rxR6Oh0CjdO” cover=”2410″][/vc_column][/vc_row]
Allah SWT menggambarkan kondisi neraka dengan sangat amat detail untuk memberi gambaran siksaan yang sangat amat pedih. Setiap bagian
Diantara jalan-jalan untuk mengenal Allah adalah melalui syukur terhadap nikmat. Sebab nikmat merupakan karunia Allah yang selalu ada dalam
Para ulama’ klasik sangat berpegang teguh terhadap pendapatnya karena dilandasi dengan ilmu yang kuat, sehingga sering terjadi perselisihan diantaranya.