[vc_row][vc_column][vc_column_text]Nabi Musa merupakan seorang Rasul yang diutus oleh Allah untuk berdakwah kepada Fir’aun di Mesir. Dakwah tersebut ditujukan agar Fir’aun tidak semena-mena dan melampaui batas dalam memimpin kaumnya. Namun Fir’aun justru semakin semena-mena dengan menghukum kaumnya yang beriman kepada Allah. Tentu ujian keimanan yang sangat berat bagi Kaum Nabi Musa. Lantas apa yang dilakukan kaum Nabi Musa untuk mempertahankan keimanannya? Apa hikmah dari meneladani keteguhan iman mereka?
Simak penjelasan lengkapnya bersama Ust. Imamul Arifin, Lc., M.H.I pada Ngaji Bakda Shubuh : Tafsir Al-Qur’an melalui video berikut
https://youtube.com/live/PgZgjn37Oss[/vc_column_text][dot_embed_youtube youtube=”https://www.youtube.com/embed/PgZgjn37Oss?si=DDOlwVwuzj_gMRHX” cover=”2298″][/vc_column][/vc_row]
Allah SWT menggambarkan kondisi neraka dengan sangat amat detail untuk memberi gambaran siksaan yang sangat amat pedih. Setiap bagian
Diantara jalan-jalan untuk mengenal Allah adalah melalui syukur terhadap nikmat. Sebab nikmat merupakan karunia Allah yang selalu ada dalam
Para ulama’ klasik sangat berpegang teguh terhadap pendapatnya karena dilandasi dengan ilmu yang kuat, sehingga sering terjadi perselisihan diantaranya.