[vc_row][vc_column][vc_column_text]Status halal untuk setiap barang yang diperjualbelikan menjadi penting, terutama untuk makanan dan minuman. Sebab status halal ini menjadi penentu apakah barang yang dimakan atau diminum ini halal atau tidak. Dalam Islam, status ini turut menentukan dampaknya bukan hanya jasmani, namun juga rohani. Sehingga, penting bagi kita untuk menentukan batas makanan atau minuman tersebut bisa dikatakan halal atau tidak, atau bisa disebut dengan titik kritis halal. Lantas seperti apakah titik kritis halal tersebut? Bagaimana memahami titik kritis halal untuk produk yang digunakan sehari-hari?
Simak penjelasan lengkapnya bersama Prof. Setiyo Gunawan, S.T., Ph.D pada Ngaji Bakda Shubuh : Pengajian Produk Halal melalui video berikut
https://youtube.com/live/fom7gIbQBiU[/vc_column_text][dot_embed_youtube youtube=”https://www.youtube.com/embed/fom7gIbQBiU?si=jkRVRTi-CX56OozZ” cover=”1599″][/vc_column][/vc_row]
Allah SWT menggambarkan kondisi neraka dengan sangat amat detail untuk memberi gambaran siksaan yang sangat amat pedih. Setiap bagian
Diantara jalan-jalan untuk mengenal Allah adalah melalui syukur terhadap nikmat. Sebab nikmat merupakan karunia Allah yang selalu ada dalam
Para ulama’ klasik sangat berpegang teguh terhadap pendapatnya karena dilandasi dengan ilmu yang kuat, sehingga sering terjadi perselisihan diantaranya.