[vc_row][vc_column][vc_column_text]Allah menjadikan perhiasan dunia bagi manusia, seperti wanita, anak, harta benda, kendaraan, dan lain-lain. Semua hal tersebut tidak akan kekal, hanya bertahan sementara di dunia, sehingga Allah menganugerahkan kita hati agar tidak terlena dengan nikmat dunia tersebut. Namun, Rasulullah telah memperingatkan kita bahwa hati dapat tercemar dan rusak apabila tidak diiringi dengan rasa ikhlas terhadap pemberian Allah, sebab manusia akan merasa selalu kekurangan dengan apa yang diberi. Lantas bagaimana cara kita agar terhindar dari kerusakan tersebut? Apa hikmah dari selalu membersihkan hati dari sifat rakus?
Simak penjelasan lengkapnya bersama Ust. Muhammad Yasri pada Ngaji Bakda Shubuh: Al Hikam Ibnu Athoillah melalui video berikut
https://youtube.com/live/82T98Kjd0WY[/vc_column_text][dot_embed_youtube youtube=”https://www.youtube.com/embed/82T98Kjd0WY?si=L2eXtdH6sUMvb1um” cover=”3096″][/vc_column][/vc_row]
Allah SWT menggambarkan kondisi neraka dengan sangat amat detail untuk memberi gambaran siksaan yang sangat amat pedih. Setiap bagian
Diantara jalan-jalan untuk mengenal Allah adalah melalui syukur terhadap nikmat. Sebab nikmat merupakan karunia Allah yang selalu ada dalam
Para ulama’ klasik sangat berpegang teguh terhadap pendapatnya karena dilandasi dengan ilmu yang kuat, sehingga sering terjadi perselisihan diantaranya.