[vc_row][vc_column][vc_column_text]Manusia sering kali lupa akan hakikat kecintaan yang sebenarnya, yaitu kecintaan kepada Allah. Sebab kepada siapapun di dunia, apabila dasar kecintaannya bukan karena Allah maka akan muncul kekecewaan dari orang tersebut. Sehingga penting bagi kita untuk selalu mendasari kecintaan kepada siapapun itu dengan kecintaan kepada Allah, atas dasar perintah Allah untuk mencintai sesama manusia, apalagi sesama umat Islam. Lantas bagaimana cara agar kita dapat mendasari kecintaan kita dengan Allah? Apa saja hikmah dari mencintai Allah dengan setulus hati?
Simak penjelasan lengkapnya bersama Prof. Dr. Agus Zainal Arifin, S.Kom., M. Kom. pada Ngaji Bakda Shubuh : Nashoihud Diniyyah melalui video berikut
https://youtube.com/live/8ptlbdcWp1U[/vc_column_text][dot_embed_youtube youtube=”https://www.youtube.com/embed/8ptlbdcWp1U?si=PKwa5AbpHytSmL85″ cover=”1430″][/vc_column][/vc_row]
Allah SWT menggambarkan kondisi neraka dengan sangat amat detail untuk memberi gambaran siksaan yang sangat amat pedih. Setiap bagian
Diantara jalan-jalan untuk mengenal Allah adalah melalui syukur terhadap nikmat. Sebab nikmat merupakan karunia Allah yang selalu ada dalam
Para ulama’ klasik sangat berpegang teguh terhadap pendapatnya karena dilandasi dengan ilmu yang kuat, sehingga sering terjadi perselisihan diantaranya.