[vc_row][vc_column][vc_column_text]Allah menampakkan tanda-tanda kekuasaannya kepada Fir’aun ketika Nabi Musa dapat menyeberangi lautan dengan mudahnya. Namun Fir’aun justru semakin sombong, ia mengejar Nabi Musa dan tenggelam dalam laut. Pada kondisi tersebut akhirnya Fir’aun bertaubat, namun taubat yang dilakukan sudah tidak diterima Allah SWT dan Allah mengabadikan kisah Fir’aun sebagai pelajaran bagi kaum setelahnya. Lantas bagaimana pelajaran yang dapat diambil dari kisah Fir’aun? Bagaimana cara agar terhindar dari sifat-sifat Fir’aun?
Simak penjelasan lengkapnya bersama Ust. Imamul Arifin, Lc., M.H.I pada Ngaji Bakda Shubuh : Tafsir Al-Qur’an melalui video berikut
https://youtube.com/live/nHaDq_Blo0E[/vc_column_text][dot_embed_youtube youtube=”https://www.youtube.com/embed/nHaDq_Blo0E?si=77RmtSDF2rCkk8Qy” cover=”2352″][/vc_column][/vc_row]
Allah SWT menggambarkan kondisi neraka dengan sangat amat detail untuk memberi gambaran siksaan yang sangat amat pedih. Setiap bagian
Diantara jalan-jalan untuk mengenal Allah adalah melalui syukur terhadap nikmat. Sebab nikmat merupakan karunia Allah yang selalu ada dalam
Para ulama’ klasik sangat berpegang teguh terhadap pendapatnya karena dilandasi dengan ilmu yang kuat, sehingga sering terjadi perselisihan diantaranya.