[vc_row][vc_column][vc_column_text]Allah menggambarkan kondisi para penghuni neraka pada hari kiamat kelak. Mereka mencari orang yang mereka olok-olok di dunia, seraya mempertanyakan mengapa yang mereka olok-olok tidak bersama dengan mereka. Padahal yang mereka olok-olok adalah para penghuni surga. Mereka bertengkar satu sama lain, mencari bahan untuk disalahkan, namun tentu mereka kekal di dalamnya dalam kondisi saling bertengkar. Lantas bagaimana hikmah dari gambaran kaum kafir pada hari kiamat kelak? Bagaimana cara kita menghindari sifat para penghuni neraka tersebut?
Simak penjelasan lengkapnya bersama Drs. Wahyuddin, M.E.I pada Ngaji Bakda Shubuh : Tafsir Al-Misbah melalui video berikut
https://youtube.com/live/tW2gcxDtupw[/vc_column_text][dot_embed_youtube youtube=”https://www.youtube.com/embed/tW2gcxDtupw?si=BFe4Ptm1ob9lL5fs” cover=”2609″][/vc_column][/vc_row]
Allah SWT menggambarkan kondisi neraka dengan sangat amat detail untuk memberi gambaran siksaan yang sangat amat pedih. Setiap bagian
Diantara jalan-jalan untuk mengenal Allah adalah melalui syukur terhadap nikmat. Sebab nikmat merupakan karunia Allah yang selalu ada dalam
Para ulama’ klasik sangat berpegang teguh terhadap pendapatnya karena dilandasi dengan ilmu yang kuat, sehingga sering terjadi perselisihan diantaranya.