[vc_row][vc_column][vc_column_text]Kaum ‘Ad terus mengingkari akan adanya tanda-tanda kebenaran yang semakin jelas. Paceklik selama 3 tahun dan mandulnya istri-istri mereka belum meyakinkan mereka bahwa musibah tersebut Allah datangkan untuk kaum musyrik. Mereka tetap akan pendiriannya dan menolak dakwah Nabi Hud karena telah menganggapnya gila. Lantas bagaimana jawaban Nabi Hud atas sikap kaumnya? Apa hikmah yang dapat diambil dari kisah tersebut?
Simak penjelasan lengkapnya bersama Ust. Imamul Arifin, Lc., M.H.I pada Ngaji Bakda Shubuh: Tafsir Al-Qur’an melalui video berikut
https://youtube.com/live/gQAwarP7M20[/vc_column_text][dot_embed_youtube youtube=”https://www.youtube.com/embed/gQAwarP7M20?si=u7XIDHbPIr4Fsv1r” cover=”3060″][/vc_column][/vc_row]
Allah SWT menggambarkan kondisi neraka dengan sangat amat detail untuk memberi gambaran siksaan yang sangat amat pedih. Setiap bagian
Diantara jalan-jalan untuk mengenal Allah adalah melalui syukur terhadap nikmat. Sebab nikmat merupakan karunia Allah yang selalu ada dalam
Para ulama’ klasik sangat berpegang teguh terhadap pendapatnya karena dilandasi dengan ilmu yang kuat, sehingga sering terjadi perselisihan diantaranya.