[vc_row][vc_column][vc_column_text]Para Ulama’ pada masa lalu sangat menjaga dan berhati-hati dalam hukum syari’at ibadah pokok. Salah satunya sholat jum’at, begitu hati-hatinya ada yang menjaganya untuk dilakukan sama persis dengan masa Rasulullah, dimana sholat jum’at hanya dilakukan di satu tempat dalam satu negara, hingga mewajibkan untuk mengulanginya dengan sholat dhuhur apabila tidak dalam satu tempat. Lantas bagaimana dengan pendapat para Ulama’ akhir-akhir ini? Bagaimana konsekuensi hukum dan pertimbangan yang dijadikan para Ulama’ dalam menentukan hukum sholat jum’at berbilang?
Simak penjelasan lengkapnya bersama Prof. Drs. Mahmud Mustain, M.Sc., Ph.D pada Ngaji Bakda Shubuh: Tanwirul Qulub melalui video berikut
https://youtube.com/live/4Ta8YDG8cdU[/vc_column_text][vc_column_text]Para Ulama’ pada masa lalu sangat menjaga dan berhati-hati dalam hukum syari’at ibadah pokok. Salah satunya sholat jum’at, begitu hati-hatinya ada yang menjaganya untuk dilakukan sama persis dengan masa Rasulullah, dimana sholat jum’at hanya dilakukan di satu tempat dalam satu negara, hingga mewajibkan untuk mengulanginya dengan sholat dhuhur apabila tidak dalam satu tempat. Lantas bagaimana dengan pendapat para Ulama’ akhir-akhir ini? Bagaimana konsekuensi hukum dan pertimbangan yang dijadikan para Ulama’ dalam menentukan hukum sholat jum’at berbilang?
https://youtube.com/live/4Ta8YDG8cdU[/vc_column_text][dot_embed_youtube youtube=”https://www.youtube.com/embed/4Ta8YDG8cdU?si=RU1Np-DKzsT9djfA” cover=”3200″][/vc_column][/vc_row]
Allah SWT menggambarkan kondisi neraka dengan sangat amat detail untuk memberi gambaran siksaan yang sangat amat pedih. Setiap bagian
Diantara jalan-jalan untuk mengenal Allah adalah melalui syukur terhadap nikmat. Sebab nikmat merupakan karunia Allah yang selalu ada dalam
Para ulama’ klasik sangat berpegang teguh terhadap pendapatnya karena dilandasi dengan ilmu yang kuat, sehingga sering terjadi perselisihan diantaranya.