[vc_row][vc_column][vc_column_text]Manusia dikaruniai oleh Allah ketertarikan terhadap kebutuhan duniawi, terhadap harta, tahta, dan perhiasan dunia. Namun kita sering terlena terhadap dunia, mengejar bayang-bayang dunia, menyangka bahwa dunia adalah akhir. Padahal secara tidak langsung kita diperbudak oleh dunia, diperbudak dengan keinginan dan kebutuhan kita sendiri. Lantas bagaimana cara kita agar dapat merdeka dari kebutuhan dan keinginan kita sendiri? Bagaimana menjaga tingkat kehambaan kita hanya kepada Allah?
Simak penjelasan lengkapnya bersama Ust. Muhammad Yasri pada Ngaji Bakda Shubuh: Al Hikam Ibnu Athoillah melalui video berikut
https://youtube.com/live/TE7sPLraeoo[/vc_column_text][dot_embed_youtube youtube=”https://www.youtube.com/embed/TE7sPLraeoo?si=uObn788BwQsY_89Q” cover=”3175″][/vc_column][/vc_row]
Allah SWT menggambarkan kondisi neraka dengan sangat amat detail untuk memberi gambaran siksaan yang sangat amat pedih. Setiap bagian
Diantara jalan-jalan untuk mengenal Allah adalah melalui syukur terhadap nikmat. Sebab nikmat merupakan karunia Allah yang selalu ada dalam
Para ulama’ klasik sangat berpegang teguh terhadap pendapatnya karena dilandasi dengan ilmu yang kuat, sehingga sering terjadi perselisihan diantaranya.