[vc_row][vc_column][vc_column_text]Manusia diberikan karunia oleh Allah berupa syahwat agar dapat mengembangkan diri, serta mempelajari sesuatu. Sebab dengan adanya syahwat manusia dapat memiliki keinginan terhadap sesuatu dengan sendirinya. Namun syahwat perlu dikendalikan agar tidak melampaui batas. Syahwat yang berlebihan dapat membuat manusia jatuh pada kesesatan yang nyata. Lantas bagaimana cara agar dapat menjaga syahwat sesuai dengan syariat Islam? Apa saja hal yang harus dihindari dalam menjaga syahwat?
Simak penjelasan lengkapnya bersama Prof. Dr. Agus Zainal Arifin, S.Kom., M.Kom., pada Ngaji Bakda Shubuh : Nashoihud Diniyyah melalui video berikut
https://youtube.com/live/tvT5yFdvHZ0[/vc_column_text][dot_embed_youtube youtube=”https://www.youtube.com/embed/tvT5yFdvHZ0?si=ggXuEqMPlI_un3YH” cover=”2154″][/vc_column][/vc_row]
Allah SWT menggambarkan kondisi neraka dengan sangat amat detail untuk memberi gambaran siksaan yang sangat amat pedih. Setiap bagian
Diantara jalan-jalan untuk mengenal Allah adalah melalui syukur terhadap nikmat. Sebab nikmat merupakan karunia Allah yang selalu ada dalam
Para ulama’ klasik sangat berpegang teguh terhadap pendapatnya karena dilandasi dengan ilmu yang kuat, sehingga sering terjadi perselisihan diantaranya.