[vc_row][vc_column][vc_column_text]Kita dibekali oleh Allah SWT hati yang memiliki nurani, memiliki perasaan akan mana yang baik dan mana yang benar. Sehingga kita cenderung selalu berbuat baik apapun perlakuan orang lain terhadap kita. Baik itu berbuat baik atau justru berbuat jahat, apabila hati kita masih baik maka akan selalu berbuat baik. Namun apabila hati kita telah tercemar dengan nafsu, maka cenderung untuk membalas kejahatan dengan kejahatan juga. Lantas bagaimanakah cara agar dapat menjaga hati yang baik? Apa hikmah dari menjaga hati yang baik?
Simak penjelasan lengkapnya bersama Prof. Dr. Agus Zainal Arifin, S.Kom., M.Kom., pada Ngaji Bakda Shubuh : Nashoihud Diniyyah melalui video berikut
https://youtube.com/live/IlhG6clw6fQ[/vc_column_text][dot_embed_youtube youtube=”https://www.youtube.com/embed/IlhG6clw6fQ?si=Diffw0nEHiliTZ5-” cover=”1834″][/vc_column][/vc_row]
Allah SWT menggambarkan kondisi neraka dengan sangat amat detail untuk memberi gambaran siksaan yang sangat amat pedih. Setiap bagian
Diantara jalan-jalan untuk mengenal Allah adalah melalui syukur terhadap nikmat. Sebab nikmat merupakan karunia Allah yang selalu ada dalam
Para ulama’ klasik sangat berpegang teguh terhadap pendapatnya karena dilandasi dengan ilmu yang kuat, sehingga sering terjadi perselisihan diantaranya.