[vc_row][vc_column][vc_column_text]Perkara yang syubhat adalah perkara yang belum jelas hukum fiqihnya, apakah halal atau haram. Sehingga beberapa ulama’ yang berhati-hati dengan hal-hal yang haram akan berusaha sejauh mungkin untuk menghindari perkara yang syubhat. Sebab, hal itu lebih baik bagi mereka untuk menghindari perkara yang dapat menimbulkan Allah tidak ridha. Lantas bagaimana kaidah dalam menentukan hal-hal yang syubhat? Seperti apa sikap yang harus dilakukan apabila menemui perkara yang syubhat?
Simak penjelasan lengkapnya bersama KH. Ma’ruf Khozin pada Ngaji Bakda Shubuh : Shohih Bukhori melalui video berikut
https://youtube.com/live/8awiBQ3mSug[/vc_column_text][dot_embed_youtube youtube=”https://www.youtube.com/embed/8awiBQ3mSug?si=cKM-NB3Ayi6MMaat” cover=”2119″][/vc_column][/vc_row]
Allah SWT menggambarkan kondisi neraka dengan sangat amat detail untuk memberi gambaran siksaan yang sangat amat pedih. Setiap bagian
Diantara jalan-jalan untuk mengenal Allah adalah melalui syukur terhadap nikmat. Sebab nikmat merupakan karunia Allah yang selalu ada dalam
Para ulama’ klasik sangat berpegang teguh terhadap pendapatnya karena dilandasi dengan ilmu yang kuat, sehingga sering terjadi perselisihan diantaranya.