[vc_row][vc_column][vc_column_text]Pemimpin yang baik harus bisa menyeimbangkan antara keluarga dan dunia di luarnya. Bukan disebut pemimpin yang baik apabila di luar rumah sangat aktif menjadi pemimpin di mana-mana, namun keluarganya tidak diberi nafkah, bukan cuma nafkah lahiriyah namun juga nafkah bathiniyah. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk dapat memahami bagaimana cara agar mampu menyeimbangkannya. Lantas bagaimana cara-cara untuk menjadi pemimpin yang baik dalam keluarga?
Simak penjelasan lengkapnya bersama Prof. Dr. Agus Zainal Arifin, S.Kom., M.Kom. pada Ngaji Bakda Shubuh melalui video berikut
https://youtube.com/live/NKA7R0NuQsM[/vc_column_text][dot_embed_youtube youtube=”https://www.youtube.com/embed/NKA7R0NuQsM?si=4uFU3RtkKif28cFC” cover=”1195″][/vc_column][/vc_row]
Allah SWT menggambarkan kondisi neraka dengan sangat amat detail untuk memberi gambaran siksaan yang sangat amat pedih. Setiap bagian
Diantara jalan-jalan untuk mengenal Allah adalah melalui syukur terhadap nikmat. Sebab nikmat merupakan karunia Allah yang selalu ada dalam
Para ulama’ klasik sangat berpegang teguh terhadap pendapatnya karena dilandasi dengan ilmu yang kuat, sehingga sering terjadi perselisihan diantaranya.