[vc_row][vc_column][vc_column_text]Di antara penyakit yang dapat merusak karakter seseorang bahkan merusak sistem adalah sifat serakah dan kikir. Sebab, seorang pemimpin yang mempunyai sifat serakah dan kikir akan selalu mementingkan kepentingannya sendiri. Sebaliknya, pemimpin yang dermawan dan mau berbagi baik waktu, pengetahuan, dan kesempatan akan dipercaya dan dihargai orang lain. Membuat lingkungan yang dipimpinnya menjadi lebih kondusif dan produktif. Lantas bagaimana cara agar terhindar dari sifat serakah dan kikir? Apa hikmah dari menghindari keduanya?
Simak penjelasan lengkapnya bersama Prof. Dr. Agus Zainal Arifin, S.Kom., M.Kom. pada Ngaji Bakda Shubuh : Nashoihud Diniyyah melalui video berikut
https://youtube.com/live/yiJYH8qaVXg[/vc_column_text][dot_embed_youtube youtube=”https://www.youtube.com/embed/yiJYH8qaVXg?si=AX_DIS4Z0QMYNbaW” cover=”2383″][/vc_column][/vc_row]
Allah SWT menggambarkan kondisi neraka dengan sangat amat detail untuk memberi gambaran siksaan yang sangat amat pedih. Setiap bagian
Diantara jalan-jalan untuk mengenal Allah adalah melalui syukur terhadap nikmat. Sebab nikmat merupakan karunia Allah yang selalu ada dalam
Para ulama’ klasik sangat berpegang teguh terhadap pendapatnya karena dilandasi dengan ilmu yang kuat, sehingga sering terjadi perselisihan diantaranya.