[vc_row][vc_column][vc_column_text]Allah menjadikan pada diri manusia beberapa perhiasan dunia baik dari harta, nafsu, maupun jabatan. Semuanya agar manusia diuji apakah manusia mencintai dunia atau hanya menginginkan ridho Allah. Karena itu termasuk diantara penyebab kerusakan adalah terlalu mencintai dunia, karena orientasinya bukan pada tujuan mulia yakni kepada Allah namun hanya nikmat sementara saja. Lantas bagaimana cara agar selalu terhindar dari penyakit cinta dunia? Apa hikmah dari menghindari penyakit cinta dunia?
Simak penjelasan lengkapnya bersama Prof. Dr. Agus Zainal Arifin, S.Kom., M.Kom. pada Ngaji Bakda Shubuh : Nashoihud DIniyyah melalui video berikut
https://youtube.com/live/Pz2Au4-Mkgw[/vc_column_text][dot_embed_youtube youtube=”https://www.youtube.com/embed/Pz2Au4-Mkgw?si=mNpOceCoo9XJmNdQ” cover=”2334″][/vc_column][/vc_row]
Allah SWT menggambarkan kondisi neraka dengan sangat amat detail untuk memberi gambaran siksaan yang sangat amat pedih. Setiap bagian
Diantara jalan-jalan untuk mengenal Allah adalah melalui syukur terhadap nikmat. Sebab nikmat merupakan karunia Allah yang selalu ada dalam
Para ulama’ klasik sangat berpegang teguh terhadap pendapatnya karena dilandasi dengan ilmu yang kuat, sehingga sering terjadi perselisihan diantaranya.