[vc_row][vc_column][vc_column_text]Hal yang syubhat adalah sesuatu yang tidak ada kepastian antara kehalalan dan keharamannya, sehingga perlu bagi kita untuk menghindarinya. Namun, diantara kita sering mengabaikan hal tersebut karena melihat respon dari sekitar kita terhadap hal yang syubhat tersebut. Sehingga kita justru terbiasa akan menggunakan hal yang syubhat, meskipun memahami akan kesyubhatannya. Lantas bagaimana cara agar mengetahui mana hal yang syubhat dan tidak? Bagaimana cara agar terhindar dari mewajarkan hal-hal yang syubhat?
Simak penjelasan lengkapnya bersama Prof. Dr. Agus Zainal Arifin, S.Kom., M.Kom., pada Ngaji Bakda Shubuh : Nashoihud Diniyyah melalui video berikut
https://youtube.com/live/rbAISi8JcbI[/vc_column_text][dot_embed_youtube youtube=”https://www.youtube.com/embed/rbAISi8JcbI?si=cVtxHWX_V6PDyyUG” cover=”1563″][/vc_column][/vc_row]
Allah SWT menggambarkan kondisi neraka dengan sangat amat detail untuk memberi gambaran siksaan yang sangat amat pedih. Setiap bagian
Diantara jalan-jalan untuk mengenal Allah adalah melalui syukur terhadap nikmat. Sebab nikmat merupakan karunia Allah yang selalu ada dalam
Para ulama’ klasik sangat berpegang teguh terhadap pendapatnya karena dilandasi dengan ilmu yang kuat, sehingga sering terjadi perselisihan diantaranya.