[vc_row][vc_column][vc_column_text]Mencintai Allah dan RasulNya berarti menjalankan segala perintahnya dan menjauhi segala larangannya, serta mengikuti tuntunan yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Hal itu dapat dibuktikan dengan menunjukkan ketaatan, kasih sayang, kebaikan, pengorbanan, dan meneladani segala aspek kehidupan dari Rasulullah SAW. Hal itu juga bermakna akan meninggalkan kepentingan duniawi demi cinta dan ketaatan kepada keduanya. Lantas bagaimana cara yang benar dalam mencintai Allah dan RasulNya? Apa hikmah dari menanamkan rasa kecintaan yang kuat pada Allah dan RasulNya?
Simak penjelasan lengkapnya bersama Prof. Dr. Agus Zainal Arifin, S.Kom., M.Kom pada Ngaji Bakda Shubuh : Nashoihud Diniyyah melalui video berikut
https://youtube.com/live/d8CW7mpnSJc[/vc_column_text][dot_embed_youtube youtube=”https://www.youtube.com/embed/d8CW7mpnSJc?si=o3LjruKOKwjNsQYK” cover=”2669″][/vc_column][/vc_row]
Allah SWT menggambarkan kondisi neraka dengan sangat amat detail untuk memberi gambaran siksaan yang sangat amat pedih. Setiap bagian
Diantara jalan-jalan untuk mengenal Allah adalah melalui syukur terhadap nikmat. Sebab nikmat merupakan karunia Allah yang selalu ada dalam
Para ulama’ klasik sangat berpegang teguh terhadap pendapatnya karena dilandasi dengan ilmu yang kuat, sehingga sering terjadi perselisihan diantaranya.