[vc_row][vc_column][vc_column_text]Dalam Islam, mencari pinjaman dan melunasi hutang harus dilakukan dengan prinsip syariah, dengan berniat untuk melunasi hutang tersebut, bukan untuk merusaknya. Sebab Allah melaknat orang yang berhutang tanpa ada niatan untuk melunasinya. Lantas bagaimana ketika yang meminjam meninggal sebelum mampu melunasi hutangnya? Bagaimana Rasulullah mencontohkan aturan syariat dalam kasus tersebut?
Simak penjelasan lengkapnya bersama KH. Ma’ruf Khozin pada Ngaji Bakda Shubuh : Shohih Bukhori melalui video berikut
https://youtube.com/live/10tCgw1bBZk[/vc_column_text][dot_embed_youtube youtube=”https://www.youtube.com/embed/10tCgw1bBZk?si=p20YxVVtDbS3G0XO” cover=”2948″][/vc_column][/vc_row]
Allah SWT menggambarkan kondisi neraka dengan sangat amat detail untuk memberi gambaran siksaan yang sangat amat pedih. Setiap bagian
Diantara jalan-jalan untuk mengenal Allah adalah melalui syukur terhadap nikmat. Sebab nikmat merupakan karunia Allah yang selalu ada dalam
Para ulama’ klasik sangat berpegang teguh terhadap pendapatnya karena dilandasi dengan ilmu yang kuat, sehingga sering terjadi perselisihan diantaranya.