[vc_row][vc_column][vc_column_text]Dalam setiap tindakan yang dilakukan oleh manusia, pasti akan ada niat dibaliknya. Entah niat untuk teman-temannya, untuk keluarga, ataupun untuk dirinya sendiri. Namun niat yang paling benar adalah niat untuk Allah Ta’ala, untuk mencari ridho-Nya. Sebab apabila menggantungkan niat baik kepada mahkluk maka dampaknya juga bergantung pada makhluk tersebut, sementara ketika niat baik kepada Allah, maka dampaknya sudah dapat dipastikan akan mendapatkan lipatan kebaikan. Lantas bagaimana cara untuk memperbaiki niat baik untuk Allah? Apa hikmah dari meluruskan kembali niat dalam setiap tindakan kita?
Simak penjelasan lengkapnya bersama Prof. Dr. Agus Zainal Arifin, S.Kom., M.Kom. pada Ngaji Bakda Shubuh : Nashoihud Diniyyah melalui video berikut
https://youtube.com/live/mAo5aV4HL0k[/vc_column_text][dot_embed_youtube youtube=”https://www.youtube.com/embed/mAo5aV4HL0k?si=Zr_aJNbS_dOei01D” cover=”2773″][/vc_column][/vc_row]
Allah SWT menggambarkan kondisi neraka dengan sangat amat detail untuk memberi gambaran siksaan yang sangat amat pedih. Setiap bagian
Diantara jalan-jalan untuk mengenal Allah adalah melalui syukur terhadap nikmat. Sebab nikmat merupakan karunia Allah yang selalu ada dalam
Para ulama’ klasik sangat berpegang teguh terhadap pendapatnya karena dilandasi dengan ilmu yang kuat, sehingga sering terjadi perselisihan diantaranya.