Nabi Ibrahim sering disebut sebagai Bapak Para Tamu, sebab begitu mulia adab beliau dalam menyambut tamu, bahkan tanpa mengenal tamunya. Suatu ketika datanglah dua orang pemuda ke rumahnya, beliau menyuguhinya dengan hidangan terbaik, yakni anak sapi panggang. Namun suasana berubah tegang ketika para tamu tersebut tidak menyentuh hidangannya sama sekali. Lantas apa yang terjadi pada Nabi Ibrahim? Apa hikmah dari kisah dua pemuda yang datang ke rumah Nabi Ibrahim tersebut?
Simak penjelasan lengkapnya bersama Ust. Imamul Arifin, Lc., M.H.I pada Ngaji Bakda Shubuh: Tafsir Al-Qur’an melalui video berikut
https://youtube.com/live/5pDDD1AFxFw
Post Views: 18
Post Views: 21