[vc_row][vc_column][vc_column_text]Iman kepada Allah merupakan anugerah nikmat yang luar biasa yang diberikan kepada orang-orang tertentu. Sebab keimanan merupakan hak prerogatif Allah, tidak seorang pun akan beriman kecuali atas seizin Allah. Sehingga kita harus bersyukur bahwa iman yang diberikan kepada kita dapat terus menetap pada diri kita. Lantas bagaimana cara mengusahakan keimanan? Bagaimana cara bersyukur atas keimanan yang telah didapat?
Simak penjelasan lengkapnya bersama Ust. Imamul Arifin, Lc., M.H.I pada Ngaji Bakda Shubuh : Tafsir Al-Qur’an melalui video berikut
https://youtube.com/live/-ojk4AKDa-w[/vc_column_text][dot_embed_youtube youtube=”https://www.youtube.com/embed/-ojk4AKDa-w?si=WSgvjIn4R-c92Kgz” cover=”2441″][/vc_column][/vc_row]
Allah SWT menggambarkan kondisi neraka dengan sangat amat detail untuk memberi gambaran siksaan yang sangat amat pedih. Setiap bagian
Diantara jalan-jalan untuk mengenal Allah adalah melalui syukur terhadap nikmat. Sebab nikmat merupakan karunia Allah yang selalu ada dalam
Para ulama’ klasik sangat berpegang teguh terhadap pendapatnya karena dilandasi dengan ilmu yang kuat, sehingga sering terjadi perselisihan diantaranya.