[vc_row][vc_column][vc_column_text]Allah menjelaskan bagaimana kondisi seluruh alam semesta pada hari kiamat melalui ayat-ayat Al-Qur’an. Dimana pada hari itu sangkakala ditiup dan semua makhluk akan mati kecuali yang dikehendaki oleh Allah, dan hanya Allah lah satu-satunya pelindung pada hari tersebut. Hari dimana langit digulung dan bumi dihamparkan, lalu pada saat itu ditiup sekali lagi sangkakala, maka bangkitlah manusia untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di dunia. Lantas bagaimana penjelasan para ulama’ terkait ayat Al-Qur’an tersebut? Apa hikmah dari mengimani peristiwa tersebut?
Simak penjelasan lengkapnya bersama Drs. Wahyuddin, M.E.I pada Ngaji Bakda Shubuh : Tafsir Al-Misbah melalui video berikut
https://youtube.com/live/Tsi1_a6ZPDU[/vc_column_text][dot_embed_youtube youtube=”https://www.youtube.com/embed/Tsi1_a6ZPDU?si=MKNtRer9EiHFA8ou” cover=”1769″][/vc_column][/vc_row]
Allah SWT menggambarkan kondisi neraka dengan sangat amat detail untuk memberi gambaran siksaan yang sangat amat pedih. Setiap bagian
Diantara jalan-jalan untuk mengenal Allah adalah melalui syukur terhadap nikmat. Sebab nikmat merupakan karunia Allah yang selalu ada dalam
Para ulama’ klasik sangat berpegang teguh terhadap pendapatnya karena dilandasi dengan ilmu yang kuat, sehingga sering terjadi perselisihan diantaranya.