[vc_row][vc_column][vc_column_text]Manusia tempatnya salah dan dosa, namun bukan berarti menutup kemungkinan akan turunnya rahmat Allah kepada manusia. Rahmat Allah begitu besar, apalagi ketika manusia mau mengakui kesalahannya dan bertaubat dengan sebenar-benarnya. Maka bagi Allah, dosa hamba-Nya yang mau bertaubat jauh lebih kecil dibandingkan dengan rahmat-Nya. Sehingga jangan pernah berhenti untuk berharap memohon kepada Allah untuk mengampuni segala dosa-dosa kita. Lantas bagaimana cara kita membersihkan diri dari suudzon kepada Allah? Bagaimana para ulama’ membersihkan prasangka mereka dari sangkaan buruk kepada Allah?
Simak penjelasan lengkapnya bersama Ust. Muhammad Yasri pada Ngaji Bakda Shubuh : Al Hikam Ibnu Athoillah melalui video berikut
https://youtube.com/live/t3stpwBBKWA[/vc_column_text][dot_embed_youtube youtube=”https://www.youtube.com/embed/t3stpwBBKWA?si=fjJRyHZzD_8Bjeo_” cover=”2852″][/vc_column][/vc_row]
Allah SWT menggambarkan kondisi neraka dengan sangat amat detail untuk memberi gambaran siksaan yang sangat amat pedih. Setiap bagian
Diantara jalan-jalan untuk mengenal Allah adalah melalui syukur terhadap nikmat. Sebab nikmat merupakan karunia Allah yang selalu ada dalam
Para ulama’ klasik sangat berpegang teguh terhadap pendapatnya karena dilandasi dengan ilmu yang kuat, sehingga sering terjadi perselisihan diantaranya.