[vc_row][vc_column][vc_column_text]Satu-satunya amalan ibadah yang dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja adalah berdzikir. Sebab dzikir menjadi pengingat kita akan kekuasaan Allah dalam setiap saat, tanpa batasan apa pun. Apabila kita tidak mampu untuk berdzikir dari hati, maka jangan berhenti berdzikir dengan lisan. Dan jangan sampai kita tidak berdzikir sama sekali, agar setiap amalan yang kita lakukan dapat menjadi perantara mendekat kepada Allah. Lantas bagaimana memaknai dzikir tanpa henti? Apa bentuk dari berdzikir dalam lisan, hati, dan kesadaran?
Simak penjelasan lengkapnya bersama Ust. Muhammad Yasri pada Ngaji Bakda Shubuh : Al Hikam Ibnu Athoillah melalui video berikut
https://youtube.com/live/LXdaeNQ6myg[/vc_column_text][dot_embed_youtube youtube=”https://www.youtube.com/embed/LXdaeNQ6myg?si=r_8Ld269dE6dcGRw” cover=”2801″][/vc_column][/vc_row]
Allah SWT menggambarkan kondisi neraka dengan sangat amat detail untuk memberi gambaran siksaan yang sangat amat pedih. Setiap bagian
Diantara jalan-jalan untuk mengenal Allah adalah melalui syukur terhadap nikmat. Sebab nikmat merupakan karunia Allah yang selalu ada dalam
Para ulama’ klasik sangat berpegang teguh terhadap pendapatnya karena dilandasi dengan ilmu yang kuat, sehingga sering terjadi perselisihan diantaranya.