[vc_row][vc_column][vc_column_text]Allah Ta’ala Maha Kuasa atas segala sesuatu, maka kita sebagai hamba-Nya wajib beriman, percaya bahwa segala yang ditakdirkan oleh Allah adalah bentuk keadilan-Nya. Bahwa Allah mengutus Rasulullah sebagai utusan-Nya, menurunkan kitab-Nya, malaikat-Nya, dan takdir-Nya. Maka segala bentuk kerusakan yang terjadi tidak lain karena kelalaian manusia itu sendiri, bukan karena Allah tidak adil. Lantas bagaimana cara agar dapat mengimani keadilan Allah dalam Qadha’-Nya? Apa hikmah dari selalu berhusnudzon kepada takdir Allah?
Simak penjelasan lengkapnya bersama Prof. Dr. Agus Zainal Arifin, S.Kom., M.Kom. pada Ngaji Bakda Shubuh : Nashoihud Diniyyah melalui video berikut
https://youtube.com/live/zwiguynOXU4[/vc_column_text][dot_embed_youtube youtube=”https://www.youtube.com/embed/zwiguynOXU4?si=sMabzN80sLdwPHP7″ cover=”2954″][/vc_column][/vc_row]
Allah SWT menggambarkan kondisi neraka dengan sangat amat detail untuk memberi gambaran siksaan yang sangat amat pedih. Setiap bagian
Diantara jalan-jalan untuk mengenal Allah adalah melalui syukur terhadap nikmat. Sebab nikmat merupakan karunia Allah yang selalu ada dalam
Para ulama’ klasik sangat berpegang teguh terhadap pendapatnya karena dilandasi dengan ilmu yang kuat, sehingga sering terjadi perselisihan diantaranya.