[vc_row][vc_column][vc_column_text]Mengambil hak milik orang lain, apalagi cuma sejengkal tanah, mungkin terlihat sepele di mata manusia, namun syariat Islam sangat tegas melarangnya. Islam sangat menjunjung tinggi kehormatan harta, oleh karenanya Allah melaknat orang yang mengambil hak orang lain dengan ancaman di hari kiamat kelak. Lantas apa saja batasan hukum syariat yang harus kita pahami agar terhindar dari dosa ini? Bagaimana teladan Rasulullah mengajarkan kita untuk tidak mengambil hak orang lain?
Simak penjelasan lengkapnya bersama KH. Ma’ruf Khozin pada Ngaji Bakda Shubuh: Shohih Bukhori melalui video berikut
https://youtube.com/live/QdT62K6P7zM[/vc_column_text][dot_embed_youtube youtube=”https://www.youtube.com/embed/QdT62K6P7zM?si=i-l_N-QZcGTbwqjQ” cover=”3187″][/vc_column][/vc_row]
Allah SWT menggambarkan kondisi neraka dengan sangat amat detail untuk memberi gambaran siksaan yang sangat amat pedih. Setiap bagian
Diantara jalan-jalan untuk mengenal Allah adalah melalui syukur terhadap nikmat. Sebab nikmat merupakan karunia Allah yang selalu ada dalam
Para ulama’ klasik sangat berpegang teguh terhadap pendapatnya karena dilandasi dengan ilmu yang kuat, sehingga sering terjadi perselisihan diantaranya.