[vc_row][vc_column][vc_column_text]Allah menjadikan musibah sebagai ujian bagi yang mendapatkannya, apakah orang yang diuji tersebut dapat bersabar atau justru mengingkarinya. Sehingga orang yang beriman akan dapat mengambil hikmah dalam setiap cobaan, sedangkan orang yang kufur akan mengingkari bahwa hal tersebut datangnya dari Allah dan menolak untuk meminta ampunan kepada Allah. Dan hanya Allah-lah yang mampu menghapus keburukan tersebut apabila hamba-Nya mau bertaubat. Lantas bagaimana cara agar selalu menjadikan Allah dalam menyandarkan berbagai urusan? Apa hikmah dari mengimani bahwa hanya Allah yang dapat menolak keburukan?
Simak penjelasan lengkapnya bersama Ust. Imamul Arifin, Lc., M.H.I pada Ngaji Bakda Shubuh : Tafsir Al-Qur’an melalui video berikut
https://youtube.com/live/LJdCH-V5oEQ[/vc_column_text][dot_embed_youtube youtube=”https://www.youtube.com/embed/LJdCH-V5oEQ?si=W1EHo44nUOKFQsBq” cover=”2507″][/vc_column][/vc_row]
Allah SWT menggambarkan kondisi neraka dengan sangat amat detail untuk memberi gambaran siksaan yang sangat amat pedih. Setiap bagian
Diantara jalan-jalan untuk mengenal Allah adalah melalui syukur terhadap nikmat. Sebab nikmat merupakan karunia Allah yang selalu ada dalam
Para ulama’ klasik sangat berpegang teguh terhadap pendapatnya karena dilandasi dengan ilmu yang kuat, sehingga sering terjadi perselisihan diantaranya.