[vc_row][vc_column][vc_column_text]Syafa’at merupakan perantara bagi seseorang untuk mendatangkan kemudahan atau manfaat maupun menolak kesusahan atau mudharat. Hanya dzat yang maha memberi syafa’at yang dapat memberi syafa’at secara mutlak. Demikian juga tidak ada dzat yang dapat memberi syafa’at kepada yang lainnya kecuali dengan izin Allah SWT. Lantas bagaimana sikap kita agar dapat mengimani sifat Allah tersebut? Bagaimana cara agar dapat menjadikan Allah satu-satunya pemberi syafa’at bagi kita sebagai muslim?
Simak penjelasan lengkapnya bersama Drs. Wahyuddin, M.E.I pada Ngaji Bakda Shubuh : Tafsir Al Misbah melalui video berikut
https://youtube.com/live/upYlrGZWVoI[/vc_column_text][dot_embed_youtube youtube=”https://www.youtube.com/embed/upYlrGZWVoI?si=it-2Zje-AjmEwAgk” cover=”1334″][/vc_column][/vc_row]
Allah SWT menggambarkan kondisi neraka dengan sangat amat detail untuk memberi gambaran siksaan yang sangat amat pedih. Setiap bagian
Diantara jalan-jalan untuk mengenal Allah adalah melalui syukur terhadap nikmat. Sebab nikmat merupakan karunia Allah yang selalu ada dalam
Para ulama’ klasik sangat berpegang teguh terhadap pendapatnya karena dilandasi dengan ilmu yang kuat, sehingga sering terjadi perselisihan diantaranya.