[vc_row][vc_column][vc_column_text]Manusia dikaruniai oleh Allah dengan potensi yang luar biasa. Dalam sebuah hadits Rasulullah SAW, mengibaratkan potensi manusia sebagai tambang emas dan perak. Orang yang terbaik di masa Jahiliyyah adalah yang terbaik di masa Islam, jika orang-orang tersebut memahami agama dengan baik. Lantas bagaimana cara agar kita dapat memaksimalkan potensi diri kita? Apa hikmah yang bisa didapatkan dari hadits tersebut?
Simak penjelasan lengkapnya bersama Ust. M. Ali Misbahul Munir pada Ngaji Bakda Shubuh melalui video berikut
https://youtube.com/live/0DPQEXLoVuI[/vc_column_text][dot_embed_youtube youtube=”https://www.youtube.com/embed/0DPQEXLoVuI?si=ZtEmen1oW-MRzsCi” cover=”1184″][/vc_column][/vc_row]
Allah SWT menggambarkan kondisi neraka dengan sangat amat detail untuk memberi gambaran siksaan yang sangat amat pedih. Setiap bagian
Diantara jalan-jalan untuk mengenal Allah adalah melalui syukur terhadap nikmat. Sebab nikmat merupakan karunia Allah yang selalu ada dalam
Para ulama’ klasik sangat berpegang teguh terhadap pendapatnya karena dilandasi dengan ilmu yang kuat, sehingga sering terjadi perselisihan diantaranya.