[vc_row][vc_column][vc_column_text]Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan anugerahnya kepada manusia, namun manusia dengan angkuhnya tidak bersyukur atas pemberian tersebut. Namun ketika manusia ditimpa dengan musibah, mereka berprasangka buruk bahwa Allah menghilangkan rahmat tersebut, padahal Allah memberikan takdir yang lebih baik, daripada sebelumnya. Lantas bagaimana cara agar kita selalu dapat berprasangka baik kepada Allah? Apa hikmah dari berhusnudzon kepada Allah?
Simak penjelasan lengkapnya bersama Ust. Muhammad Yasri pada Ngaji Bakda Shubuh : Al Hikam Ibnu Athoillah melalui video berikut
https://youtube.com/live/sQtzuTxndco[/vc_column_text][dot_embed_youtube youtube=”https://www.youtube.com/embed/sQtzuTxndco?si=Qy3W6evY8IjnIlYh” cover=”2621″][/vc_column][/vc_row]
Allah SWT menggambarkan kondisi neraka dengan sangat amat detail untuk memberi gambaran siksaan yang sangat amat pedih. Setiap bagian
Diantara jalan-jalan untuk mengenal Allah adalah melalui syukur terhadap nikmat. Sebab nikmat merupakan karunia Allah yang selalu ada dalam
Para ulama’ klasik sangat berpegang teguh terhadap pendapatnya karena dilandasi dengan ilmu yang kuat, sehingga sering terjadi perselisihan diantaranya.