[vc_row][vc_column][vc_column_text]Risalah utama dari para nabi dan rasul adalah untuk mengajak umat manusia menyembah Allah SWT, dan menghindari menyekutukannya dengan hal yang lain. Sebab hanya Allah lah yang berhak dan layak untuk disembah, tiada selainNya yang dapat mempengaruhi takdir-takdirNya untuk setiap ciptaanNya. Lantas bagaimana cara agar terhindar dari bahaya syirik kecil maupun syirik besar? Apa hikmah dari selalu bergegas untuk menghindari kesyirikan?
Simak penjelasan lengkapnya bersama Ust. M. Imamul Arifin, Lc., M.H.I pada Ngaji Bakda Shubuh : Tafsir Al-Qur’an melalui video berikut
https://youtube.com/live/Jg8ENjceYDQ[/vc_column_text][dot_embed_youtube youtube=”https://www.youtube.com/embed/Jg8ENjceYDQ?si=zhO6VsF7SfiTB1o9″ cover=”2532″][/vc_column][/vc_row]
Allah SWT menggambarkan kondisi neraka dengan sangat amat detail untuk memberi gambaran siksaan yang sangat amat pedih. Setiap bagian
Diantara jalan-jalan untuk mengenal Allah adalah melalui syukur terhadap nikmat. Sebab nikmat merupakan karunia Allah yang selalu ada dalam
Para ulama’ klasik sangat berpegang teguh terhadap pendapatnya karena dilandasi dengan ilmu yang kuat, sehingga sering terjadi perselisihan diantaranya.