[vc_row][vc_column][vc_column_text]Rasulullah SAW berdakwah kepada para sahabat untuk selalu mengeakkan aturan Allah SWT dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam hal waris-mewaris. Al-Qur’an telah menjelaskan dengan begitu detail dan lengkap terkait berapa bagian untuk masing-masing ahli waris. Hal ini penting untuk menghindari perselisihan di antara ahli waris yang ditinggalkan. Lantas seperti apa batasan-batasan dalam waris-mewaris? Apa hikmah dari memahami dan menjaga batasan tersebut?
Simak penjelasan lengkapnya bersama KH. Ma’ruf Khozin pada Ngaji Bakda Shubuh : Shohih Bukhori melalui video berikut
https://youtube.com/live/_pcv__NnHrE[/vc_column_text][dot_embed_youtube youtube=”https://www.youtube.com/embed/_pcv__NnHrE?si=BTh6H9MiMcRhKLBf” cover=”2722″][/vc_column][/vc_row]
Allah SWT menggambarkan kondisi neraka dengan sangat amat detail untuk memberi gambaran siksaan yang sangat amat pedih. Setiap bagian
Diantara jalan-jalan untuk mengenal Allah adalah melalui syukur terhadap nikmat. Sebab nikmat merupakan karunia Allah yang selalu ada dalam
Para ulama’ klasik sangat berpegang teguh terhadap pendapatnya karena dilandasi dengan ilmu yang kuat, sehingga sering terjadi perselisihan diantaranya.