[vc_row][vc_column][vc_column_text]Fir’aun dikenal memiliki kuasa yang sangat amat kuat, harta yang berlimpah, dan pengikut yang banyak. Sehingga merasa bahwa dirinya adalah Tuhan. Dirinya menantang Nabi Musa dengan para ahli sihirnya, namun ketika Nabi Musa mendatanginya para ahli sihir itu mengenali bahwa yang dilakukan Nabi Musa bukanlah sihir namun mukjizat. Namun Fir’aun justru menolak hal tersebut dan menganggap Nabi Musa mempengaruhi para ahli sihirnya. Lantas apa yang terjadi kepada Fir’aun? Apa hikmah dari mempelajari kesombongan Fir’aun?
Simak penjelasan lengkapnya bersama Ust. Imamul Arifin, Lc., M.H.I pada Ngaji Bakda Shubuh : Tafsir Al-Qur’an melalui video berikut
https://youtube.com/live/lmmHqlVx7iQ[/vc_column_text][dot_embed_youtube youtube=”https://www.youtube.com/embed/lmmHqlVx7iQ?si=UIZ_NqCk5zRk-PO0″ cover=”2248″][/vc_column][/vc_row]
Allah SWT menggambarkan kondisi neraka dengan sangat amat detail untuk memberi gambaran siksaan yang sangat amat pedih. Setiap bagian
Diantara jalan-jalan untuk mengenal Allah adalah melalui syukur terhadap nikmat. Sebab nikmat merupakan karunia Allah yang selalu ada dalam
Para ulama’ klasik sangat berpegang teguh terhadap pendapatnya karena dilandasi dengan ilmu yang kuat, sehingga sering terjadi perselisihan diantaranya.