Para Ulama’ pada masa lalu sangat menjaga dan berhati-hati dalam hukum syari’at ibadah pokok. Salah satunya sholat jum’at, begitu hati-hatinya ada yang menjaganya untuk dilakukan sama persis dengan masa Rasulullah, dimana sholat jum’at hanya dilakukan di satu tempat dalam satu negara, hingga mewajibkan untuk mengulanginya dengan sholat dhuhur apabila tidak dalam satu tempat. Lantas bagaimana dengan pendapat para Ulama’ akhir-akhir ini? Bagaimana konsekuensi hukum dan pertimbangan yang dijadikan para Ulama’ dalam menentukan hukum sholat jum’at berbilang?
Simak penjelasan lengkapnya bersama Prof. Drs. Mahmud Mustain, M.Sc., Ph.D pada Ngaji Bakda Shubuh: Tanwirul Qulub melalui video berikut
https://youtube.com/live/4Ta8YDG8cdU
Post Views: 27
Post Views: 22
Post Views: 23