[vc_row][vc_column][vc_column_text]Sering di antara kita memohon kepada Allah, namun ketika diberi kita justru tidak menyadarinya dan kufur bahwa itu semua merupakan pemberian dari Allah. Ketika kita dapat beribadah, itu bukan karena usaha kita sendiri, tapi justru atas nikmat Allah yang mengizinkan kita bisa beribadah. Lantas bagaimana menyadarkan diri akan nikmat terbesar tersebut? Bagaimana kita bisa melepaskan diri dari keegoisan diri?
Simak penjelasan lengkapnya bersama Ust. Muhammad Yasri pada Ngaji Bakda Shubuh: Al Hikam Ibnu Athoillah melalui video berikut
https://youtube.com/live/wGd4gPE8WaE[/vc_column_text][dot_embed_youtube youtube=”https://www.youtube.com/embed/wGd4gPE8WaE?si=JplJyuYNjZ6y1GSm” cover=”3069″][/vc_column][/vc_row]
Allah SWT menggambarkan kondisi neraka dengan sangat amat detail untuk memberi gambaran siksaan yang sangat amat pedih. Setiap bagian
Diantara jalan-jalan untuk mengenal Allah adalah melalui syukur terhadap nikmat. Sebab nikmat merupakan karunia Allah yang selalu ada dalam
Para ulama’ klasik sangat berpegang teguh terhadap pendapatnya karena dilandasi dengan ilmu yang kuat, sehingga sering terjadi perselisihan diantaranya.