[vc_row][vc_column][vc_column_text]Allah telah melimpahkan cintaNya kepada manusia dengan begitu banyaknya, namun kita sebagai manusia sering lupa akan mencintai Allah. Sehingga Allah bukan menjadi tujuan dari setiap perbuatan kita, bukan ridho Allah yang dicari, bukan pula perintah dan laranganNya yang ditaati, namun justru keinginan manusia sendiri. Lantas bagaimana cara yang benar dalam memaknai cinta kepada Allah? Bagaimana cara kita memusatkan kembali cinta kita kepada Allah?
Simak penjelasan lengkapnya bersama Prof. Dr. Agus Zainal Arifin, S.Kom., M.Kom. pada Ngaji Bakda Shubuh : Nashoihud Diniyyah melalui video berikut
https://youtube.com/live/iFa5Kcb-WWc[/vc_column_text][dot_embed_youtube youtube=”https://www.youtube.com/embed/iFa5Kcb-WWc?si=qsfQ0D_v6lU36UNs” cover=”2699″][/vc_column][/vc_row]
Allah SWT menggambarkan kondisi neraka dengan sangat amat detail untuk memberi gambaran siksaan yang sangat amat pedih. Setiap bagian
Diantara jalan-jalan untuk mengenal Allah adalah melalui syukur terhadap nikmat. Sebab nikmat merupakan karunia Allah yang selalu ada dalam
Para ulama’ klasik sangat berpegang teguh terhadap pendapatnya karena dilandasi dengan ilmu yang kuat, sehingga sering terjadi perselisihan diantaranya.