[vc_row][vc_column][vc_column_text]Al-Qur’an menceritakan akan keingkaran kaum kafir terhadap para Rasul Allah. Mereka terheran dan bingung, mengapa harus mengesakan Allah, padahal nenek moyang mereka tidak mengajarkan mereka demikian. Padahal kesesatan itu muncul akibat diri mereka sendiri yang menganggap bahwa Tuhan itu tidaklah satu. Mereka telah dihinggapi dengan penyakit hati sehingga kebenaran akan ajaran tersebut tidak dapat masuk ke hati mereka. Lantas bagaimana respon dari kaum kafir? Apa hikmah dari mengesakan Allah sebagai satu-satunya Tuhan?
Simak penjelasan lengkapnya bersama Drs. Wahyuddin, M.E.I pada Ngaji Bakda Shubuh L: Tafsir Al-Misbah melalui video berikut
https://youtube.com/live/ZxYN8y_oWr8[/vc_column_text][dot_embed_youtube youtube=”https://www.youtube.com/embed/ZxYN8y_oWr8?si=ghpq6RQ0b18OmEiH” cover=”1883″][/vc_column][/vc_row]
Allah SWT menggambarkan kondisi neraka dengan sangat amat detail untuk memberi gambaran siksaan yang sangat amat pedih. Setiap bagian
Diantara jalan-jalan untuk mengenal Allah adalah melalui syukur terhadap nikmat. Sebab nikmat merupakan karunia Allah yang selalu ada dalam
Para ulama’ klasik sangat berpegang teguh terhadap pendapatnya karena dilandasi dengan ilmu yang kuat, sehingga sering terjadi perselisihan diantaranya.