[vc_row][vc_column][vc_column_text]Manusia ditakdirkan oleh Allah untuk tidak luput dari berbuat salah, baik yang disengaja maupun tidak. Namun Allah SWT adalah dzat yang Maha Pengampun, selama manusia masih mau bertaubat maka segala kesalahannya diampuni oleh Allah. Bahkan Rasulullah melarang untuk berbuat dzolim kepada orang lain apabila orang tersebut telah bersyahadat dan menyatakan masuk Islam. Sehingga, perlu bagi kita untuk selalu belajar memaafkan orang lain. Lantas bagaimana batasan-batasan memaafkan dalam Islam? Apa hikmah dari memaafkan orang lain?
Simak penjelasan lengkapnya bersama Ust. M. Ali Misbahul Munir pada Ngaji Bakda Shubuh : Riyadhus Sholihin melalui video berikut
https://youtube.com/live/fWgPd3peeJU[/vc_column_text][dot_embed_youtube youtube=”https://www.youtube.com/embed/fWgPd3peeJU?si=oR6cjvV9sPMrFaS9″ cover=”1872″][/vc_column][/vc_row]
Allah SWT menggambarkan kondisi neraka dengan sangat amat detail untuk memberi gambaran siksaan yang sangat amat pedih. Setiap bagian
Diantara jalan-jalan untuk mengenal Allah adalah melalui syukur terhadap nikmat. Sebab nikmat merupakan karunia Allah yang selalu ada dalam
Para ulama’ klasik sangat berpegang teguh terhadap pendapatnya karena dilandasi dengan ilmu yang kuat, sehingga sering terjadi perselisihan diantaranya.