[vc_row][vc_column][vc_column_text]Allah dalam firmanNya menantang orang kafir untuk berpikir, manakah yang layak dijadikan sebagai Tuhan. Sebab orang kafir sering mengira apa yang mereka sembah dapat memberikan mereka manfaat ataupun mudharat pada mereka. Padahal sungguh sebenarnya tidak, mereka lah yang justru membuat Tuhan mereka sendiri. Bahkan justru apa yang mereka sembah ini tidak pernah mengaku bahwa mereka adalah Tuhan. Lantas bagaimana jawaban orang beriman terkait dengan fenomena ini? Apa hikmah dari mengimani Allah sebagai Tuhan kita?
Simak penjelasan lengkapnya bersama Ust. Imamul Arifin, Lc., M.H.I pada Ngaji Bakda Shubuh : Tafsir Al-Qur’an melalui video berikut
https://youtube.com/live/zQvDyqWX_04[/vc_column_text][dot_embed_youtube youtube=”https://www.youtube.com/embed/zQvDyqWX_04?si=O0Gftnjf7qq2olsh” cover=”1755″][/vc_column][/vc_row]
Allah SWT menggambarkan kondisi neraka dengan sangat amat detail untuk memberi gambaran siksaan yang sangat amat pedih. Setiap bagian
Diantara jalan-jalan untuk mengenal Allah adalah melalui syukur terhadap nikmat. Sebab nikmat merupakan karunia Allah yang selalu ada dalam
Para ulama’ klasik sangat berpegang teguh terhadap pendapatnya karena dilandasi dengan ilmu yang kuat, sehingga sering terjadi perselisihan diantaranya.