Biologi

Butuh Bantuan?

Silakan hubungi kami di sini:

Menginvestigasi Aspek Fundamental Makhluk Hidup

Biologi merupakan ilmu dasar yang berfokus pada eksplorasi dan investigasi kehidupan, dari molekul tunggal hingga interaksi antara makhluk hidup dan lingkungannya. Di Departemen Biologi ITS, dosen dan mahasiswa diarahkan tidak hanya fokus meneliti aspek fundamental dari makhluk hidup, tetapi juga membahas pertanyaan kompleks yang berhubungan dengan aplikasi biosains dan bioteknologi. Departemen Biologi ITS memiliki empat bidang unggulan yang menjadi peminatan bagi mahasiswa, yaitu biosains dan teknologi tumbuhan, zoologi dan rekayasa hewan, mikrobiologi dan bioteknologi, serta ekologi. Keempat bidang itu diarahkan untuk menjawab berbagai persoalan biologis di bidang lingkungan dan kelautan melalui pendekatan interdisipliner.

Untuk mendukung upaya tersebut, saat ini Departemen Biologi ITS memiliki 24 tenaga pengajar tetap. Sebanyak sembilan di antaranya bergelar doktor, dan 13 lainnya bergelar magister lulusan institusi kenamaan, seperti Max Planck Institute, Ludwig Maximilian University of Munich, University of Strasbourg, dan Tohoku University. Para dosen juga merupakan peneliti unggulan di bidangnya, di antara keberhasilannya yaitu menemukan senyawa anti kanker dari spons laut, agen anti diabetes dari ikan gabus, hingga transplantasi karang untuk mengatasi pemutihan dan kerusakan karang akibat perubahan iklim. Berdasarkan data dari Webometrics, salah satu dosen Biologi ITS juga meraih peringkat tiga sebagai peneliti dengan H-index tertinggi di ITS versi Google Scholar, yang berarti bahwa penelitiannya memiliki dampak signifikan dalam dunia ilmiah.

Tak hanya dosen, para mahasiswa juga beberapa kali mengharumkan nama ITS dalam berbagai kompetisi berbasis ilmiah di tingkat nasional maupun internasional. Diantaranya adalah meraih medali perak dalam Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (ON-MIPA), medali perunggu dalam OSN Pertamina bidang biologi, berbagai penghargaan dalam lomba karya tulis ilmiah, serta penghargaan dalam konferensi dan eksibisi di tingkat internasional. Di bidang non-akademik, mahasiswa juga berhasil menyabet juara tiga karate di Pekan Olahraga Mahasiswa Daerah dan juara pertama karya tulis Al-Quran dalam MTQ Mahasiswa Nasional.

Lulusan Biologi ITS mempunyai kesempatan berkarir di segala sektor yang berkaitan langsung dan tidak langsung dengan biologi. Antara lain menjadi peneliti dan praktisi di bidang pertanian dan kehutanan, perikanan dan kelautan, industri pangan dan pakan ternak, industri kesehatan, kimia, dan kosmetika, industri makanan dan minuman, properti, pendidikan, pemerintahan, energi, dan komunikasi sains. Selain berkarir di instansi swasta dan pemerintahan, alumni Biologi ITS juga banyak yang meraih beasiswa pascasarjana untuk studi master dan PhD, baik di dalam maupun di luar negeri. Di antaranya adalah Wageningen University and Research, Karlsruhe Institute of Technology, University of Tübingen, dan University of Queensland.

Program Studi Sarjana (S1)

Program studi sarjana di Departemen Biologi ITS ditempuh dalam waktu delapan semester atau empat tahun. Untuk memperoleh gelar sarjana, mahasiswa Departemen Fisika ITS perlu menyelesaikan 144 Satuan Kredit Semester (SKS) selama kuliah dan mengikuti ujian TOEFL dengan nilai minimum 477. Bidang minat pada program studi sarjana di Departemen Biologi ITS dibagi menjadi empat bidang, yaitu biosains dan teknologi tumbuhan, zoologi dan rekayasa hewan, mikrobiologi dan bioteknologi, serta ekologi.

 

Program Studi Magister (S2)

Program studi magsiter Biologi bertujuan untuk mendidik dan melatih mahasiswa dalam mengembangkan dan memutakhirkan ilmu biologi dengan cara menguasai dan memahami metode ilmiah. Di samping itu, mahasiswa diharapkan mampu memecahkan permasalahan dalam bidang ilmu yang terkait melalui kegiatan penelitian, serta mampu meningkatkan kapasitas intelektual dan profesional. Lulusan magister Biologi diharapkan mencapai kemampuan bidang kerja, penguasaan pengetahuan, dan kemampuan managerial. Terdapat tiga bidang yang menjadi peminatan di Departemen Biologi ITS, yaitu biologi kelautan, biologi lingkungan, dan bioteknologi.

Departemen Biologi ITS memiliki empat laboratorium utama yang digunakan untuk menunjang kegiatan pembelajaran dan penelitian, sebagai berikut:

Laboratorium Biosains dan Teknologi Tumbuhan

Fasilitas yang terdapat pada laboratorium ini di antaranya adalah laboratorium dasar botani, laboratorium kultur jaringan tumbuhan, dan greenhouse. Fasilitas tersebut dilengkapi dengan peralatan modern, seperti mikroskop elektron, fotomikroskop, mikrotom, dan laminar air flow. Adapun roadmap penelitian pada Laboratorium Biosains dan Teknologi Tumbuhan diarahkan pada topik seperti inventarisasi sumber daya hayati laut dan pesisi, ekofisiologi laut dan pesisir, analisis kandungan metabolit sekunder, serta budi daya alga dan tumbuhan pesisir. Laboratorium ini juga menyediakan pelatihan dan jasa analisis. Informasi lebih lengkap dapat mengunjungi laman berikut.

Laboratorium Zoologi dan Rekayasa Hewan

Laboratorium ini dikhususkan untuk mempelajari biologi hewan, antara lain tentang struktur dan perkembangan, taksonomi, fisiologi, perilaku, biologi invertebrata, entomologi, parasitologi, histopatologi, biologi perikanan, karsinologi, endrokinologi, dan budidaya. Sedangkan produk akhir dari roadmap penelitian di Laboratorium Zoologi dan Rekayasa Hewan diarahkan untuk meneliti budi daya hewan akuatik sesuai potensi Jawa Timur dan berwawasan lingkungan. Informasi lebih lanjut mengenai laboratorium ini dapat mengunjungi laman berikut.

Laboratorium Mikrobiologi dan Bioteknologi

Laboratorium Mikrobiologi dan Bioteknologi di Biologi ITS mengembangkan penelitian mulai dari eksploitasi hingga memperoleh koleksi kultur murni mikroorganisme yang dilengkapi dengan karakter dan fungsinya di lingkungan. Sehingga dari koleksi tersebut dapat dikembangkan teknologi aplikasi hayati di bidang industri dan pengelolaan lingkungan. Tema penelitian pada Laboratorium Mikrobiologi dan Bioteknologi di antaranya adalah eksplorasi keanekaragaman mikroorganisme aerob dan anaerob laut, mikroorganisme pendegradasi dari darat dan laut, mikroorganisme agen bioremediasi, studi biofouling, serta studi molekuler untuk karakterisasi mikroorganisme. Laboratorium ini membuka jasa pelatihan, pembinaan bagi pelajar dan guru, serta jasa analisis. Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengunjungi laman berikut.

Laboratorium Ekologi

Laboratorium Ekologi di Departemen Biologi ITS memiliki tujuan yaitu mengembangkan kompetensi mahasiswa agar mampu menganalisis dan merencanakan pengelolaan sumber daya hayati pada berbagai ekosistem, baik alami maupun buatan. Selain itu, laboratorium ini juga menjadi pusat penelitian terhadap analisis kerusakan lingkungan, serta dampak dan upaya rehabilitasinya melalui kegiatan kuliah, praktikum, kerja praktek, maupun tugas akhir. Penelitian yang dilakukan di laboratorium ini memiliki tema di antaranya berkaitan dengan eksplorasi dan pengelolaan sumber daya hayati darat, pesisir, dan laut serta potensi dalam perubahan lingkungan; analisis bentos air tawar dan air laut; survei dan pemantauan terumbu karang menggunakan Teknik Line Intercept Transect (LIT); survei dan pemantauan ikan; perencanaan rehabilitasi habitat dalam upaya konservasi sumber daya hayati dan ekosistem. Laboratorium Ekologi juga melayani jasa analisis, pelatihan, workshop, dan pengabdian masyarakat. Informasi lebih lanjut mengenai laboratorium ini dapat diakses pada laman berikut.

Departemen Biologi ITS telah menjalin kerja sama dengan berbagai institusi, baik di dalam maupun di luar negeri. Di antaranya adalah kerjasama dengan intansi pemerintah dan swasta dalam pelaksanaan Kerja Praktek (KP) dan Tugas Akhir (TA) mahasiswa.

Instansi pemerintah terkait seperti Pemerintah Propinsi Jawa Timur, Dinas Kesehatan, Dinas Perikanan dan Kelautan, Kebun Binatang Surabaya, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indoneia (LIPI), dan Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal. Sedangkan pihak swasta terkait yaitu PT. Sadhana, PT. Perkebunan Nusantara, PT. PAL, P3GI, PT. Nestle, dan berbagai balai penelitian lain. Kerja sama juga dilakukan dalam bentuk pemberian beasiswa kepada mahasiswa.

Selain kerja sama dalam pendidikan, penelitian, dan kelembagaan, Departemen Biologi ITS juga bekerja sama dengan beberapa instansi dalam bentuk pemberian beasiswa kepada mahasiswa. Di antara instansi pemberi beasiswa antara lain PT. Epson, Pertamina, Toyota Astra, Singapore Air Lines, PT. Djarum, Sampoerna Foundation, Bank Indonesia, Bank Niaga, Bank BCA, Yayasan Supersemar, IJARI, PT. Freeport Indonesia, Indocement, PT. Telkom, BMU, PT. Gudang Garam, LG Electronic, THIESS, Shell, dan Polygon.

Ingin Tahu Lebih Lanjut?

Pelajari lebih lanjut semua tentang Departemen Biologi ITS melalui website di bawah ini. Jawab rasa penasaran Anda mengenai visi dan misi, kurikulum, kelompok penelitian, laboratorium yang tersedia, daftar para dosen, dan informasi terbaru mengenai Departemen Biologi ITS.

Pendidikan Tinggi Berbasis Biosains dan Bioteknologi

Departemen Biologi ITS mempunyai visi untuk menjadi institusi yang unggul dalam biosains dan bioteknologi di bidang lingkungan dan kelautan serta inovatif dan kreatif untuk pengembangan biologi dan terapannya.

Image
Image
Image
Image