Tentang Kami

Surabaya, DITMAWA — Tim mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Anargya ITS EV Team, kembali mengukir prestasi di kancah internasional. Membawa mobil formula listrik terbarunya, Mark 6.0, tim ini berhasil menyabet tiga penghargaan sekaligus dalam ajang 24th Formula SAE (FSAE) Japan 2026 yang berlangsung di Aichi Sky Expo, Jepang, hingga Jumat (7/8/2026).
Berlaga dengan nomor peserta E21, Anargya ITS meraih satu gelar juara pertama dan dua gelar juara kedua. Ketiga penghargaan tersebut adalah:

Dosen pendamping Anargya ITS EV Team, Ir. Alief Wikarta, S.T., M.Sc.Eng., Ph.D., mengungkapkan rasa bangganya atas capaian kolektif tim bimbingannya tersebut.
“Prestasi ini menunjukkan kemajuan signifikan tim, khususnya pada ketelitian engineering, pemanfaatan modelling, dan kemampuan mengomunikasikan inovasi,” ujar dosen Departemen Teknik Mesin ITS tersebut.
Terkait keunggulan inovasinya, Alief memaparkan bahwa Mark 6.0 merupakan generasi terbaru yang dikembangkan dengan pendekatan desain dan modelling yang lebih matang. Three-view drawing yang meraih juara 1 dinilai unggul karena ketelitian visualisasi teknis, sementara modelling MathWorks yang meraih juara 2 menunjukkan optimalisasi simulasi performa kendaraan listrik. (Sumber: ITS News)
Formula SAE merupakan kompetisi internasional yang telah digelar sejak 1981, menantang mahasiswa untuk merancang konsep, mendesain, memproduksi, hingga berkompetisi menggunakan mobil balap kecil bergaya formula. Prestasi ini menambah rekam jejak panjang Anargya ITS di kompetisi otomotif internasional, sekaligus membawa nama Indonesia semakin dikenal di panggung Formula Student dunia.