Terbit pada
Jumat, 10 Juli 2026
Surabaya, 10 Juli 2026 – Pusat Kecerdasan Buatan dan Teknologi Digital (KATD) dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berpartisipasi dalam kolaborasi internasional untuk mengembangkan layanan kesehatan digital berbasis kecerdasan buatan (AI). Kolaborasi ini diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kesepahaman (MoU) antara RS Korpri Pura Raharja dan Rumah Sakit St. Mary’s Internasional dari Catholic Kwandong University (CKU), Korea Selatan. Acara tersebut dihadiri dan ditandatangani oleh Prof. Dr. Ir. Adhi Dharma Wibawa, S.T., M.T., Ketua Pusat Studi KATD, mewakili institusi mitra.
Kolaborasi ini merupakan langkah strategis dalam mendorong transformasi layanan kesehatan menuju sistem yang lebih modern, adaptif, dan berbasis digital. Selain melibatkan lembaga kesehatan dari Indonesia dan Korea Selatan, program ini juga didukung oleh Lembaga Pengembangan Industri Kesehatan Korea (KHIDI) bersama perusahaan teknologi Waycen dan Meninblox.
Dalam kolaborasi ini, KATD berperan sebagai mitra akademik yang mendukung penerapan kecerdasan buatan pada sistem diagnostik dan manajemen rumah sakit. Keahlian KATD dalam kecerdasan buatan, analisis data, serta transformasi digital diharapkan dapat berkontribusi bagi pengembangan solusi yang mampu meningkatkan efisiensi layanan kesehatan dan mendukung pengambilan keputusan klinis berbasis data.
Bagi KATD, kolaborasi ini merupakan wujud nyata implementasi komitmen pusat kajian untuk memperluas kolaborasi multidisiplin, khususnya di bidang AI for Healthcare. Melalui pengembangan sistem diagnostik berbasis AI, analisis data medis, serta digitifikasi proses layanan rumah sakit, KATD terus mendorong pemanfaatan kecerdasan buatan untuk menghasilkan inovasi yang berdampak langsung pada masyarakat.
Selain mendukung penerapan teknologi, kolaborasi internasional ini juga membuka peluang bagi kegiatan penelitian bersama, pertukaran pengetahuan, pengembangan sumber daya manusia, serta implementasi teknologi kesehatan digital selaras dengan perkembangan global.
Ke depan, KATD berkomitmen untuk terus memperkuat jejaring kolaborasinya dengan berbagai lembaga nasional dan internasional guna mempercepat pengembangan riset dan inovasi di bidang kecerdasan buatan, khususnya dalam mendukung transformasi digital sektor kesehatan.