Terbit pada
Rabu, 14 Oktober 2026
Surabaya, IT Journalistic — Sebanyak 22 dosen dan staf Fakultas Teknologi Elektro dan Informatika Cerdas Institut Teknologi Sepuluh Nopember (FTEIC ITS) berpartisipasi dalam Musyawarah Nasional VII Asosiasi Pendidikan Tinggi Informatika dan Komputer (Munas VII APTIKOM) di Yogyakarta pada 8 – 10 Oktober 2026. Kegiatan yang diselenggarakan dengan Universitas Atma Jaya Yogyakarta sebagai tuan rumah ini diikuti oleh 1.342 peserta dari 414 institusi atau perguruan tinggi. Selain mengikuti Munas, dosen Departemen Teknologi Informasi (DTI) ITS turut mempresentasikan penelitian pada konferensi internasional IEEE ICIC 2026.
Delegasi ITS mencakup Dekan FTEIC ITS, Prof. Dr. Diana Purwitasari; Kepala Departemen Teknologi Informasi FTEIC ITS, Dr. Raden Venantius Hari Ginardi; Kepala Departemen Teknik Informatika, Prof. Ary Mazharuddin Shiddiqi, Ph.D.; Sekretaris Departemen Teknologi Informasi, Dr. Henning Titi Ciptaningtyas; serta dosen lainnya.

Sekretaris Departemen Teknologi Informasi ITS, Dr. Henning Titi Ciptaningtyas, di lokasi Munas VII APTIKOM 2026 di Yogyakarta dalam rangka keikutsertaan DTI ITS pada forum tersebut.
Menurut Henning, keikutsertaan Departemen Teknologi Informasi (DTI) ITS merupakan bagian dari keanggotaannya dalam APTIKOM. DTI ITS diwakili oleh Dr. Raden Venantius Hari Ginardi dan Dr. Henning Titi Ciptaningtyas. Selain mengikuti agenda organisasi, termasuk pergantian kepemimpinan APTIKOM, kehadiran tersebut menjadi kesempatan untuk memperluas jejaring akademik dengan program studi Teknologi Informasi, Informatika, dan bidang sejenis dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Puncak rangkaian Munas VII APTIKOM adalah pemilihan Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal APTIKOM periode 2026–2030. Prof. Husni Teja Sukmana, Ph.D., dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta terpilih sebagai Ketua Umum, sedangkan Prof. Adiwijaya, Ph.D., dari Universitas Telkom terpilih sebagai Sekretaris Jenderal untuk periode yang sama.

Dari kiri: Wakil Rektor Universitas Teknologi Mataram, Dwinita Arwidiyarti, M.Kom.; Rektor Universitas Teknologi Mataram, Ir. Lalu Darmawan Bakti, M.Sc.; dan Kepala Departemen Teknologi Informasi ITS, Dr. Raden Venantius Hari Ginardi, dalam perjalanan terkait Munas VII APTIKOM 2026. Pertemuan ini menjadi kesempatan untuk membahas tantangan pengembangan universitas.
Dalam ajang terbesar APTIKOM ini, Dr. Raden Venantius Hari Ginardi menjalin komunikasi dengan mitra pendidikan untuk meningkatkan kerja sama dan kontribusi bagi masyarakat. Ia membahas tantangan pengembangan universitas bersama Rektor Universitas Teknologi Mataram, Ir. Lalu Darmawan Bakti, M.Sc., yang didampingi Wakil Rektor Dwinita Arwidiyarti, M.Kom. Hari juga membahas rencana kerja sama dalam penjaminan mutu pendidikan bersama para pimpinan Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya (FILKOM UB).
Pimpinan FILKOM UB yang hadir meliputi:

Dr. Raden Venantius Hari Ginardi bersama pimpinan FILKOM Universitas Brawijaya dalam pertemuan terkait pembahasan rencana kerja sama penjaminan mutu pendidikan. Dari kiri: Randy Cahya Wihandika, S.ST., M.Kom.; Dr. Raden Venantius Hari Ginardi; Rekyan Regasari Mardi Putri, S.T., M.T., Ph.D.; Ir. Aryo Pinandito, S.T., M.MT., Ph.D.; Dr.Eng. Fitra Abdurrachman Bachtiar, S.T., M.Eng.; dan Agung Setia Budi, S.T., M.Eng., M.T., Ph.D.
Forum ini mempertemukan DTI ITS dengan perguruan tinggi negeri dan swasta dari berbagai daerah, serta membuka peluang kolaborasi penelitian antarklaster Mandiri, Utama, dan Madya. Relasi tersebut masih berupa penjajakan, belum menjadi kesepakatan kerja sama.
Selain memperluas jejaring, dosen-dosen ITS mengikuti klinik pendampingan mengenai penjaminan mutu internal, penulisan karya ilmiah bereputasi, akreditasi IABEE, kematangan Outcome-Based Education (OBE), dan pengelolaan perguruan tinggi. Kegiatan ini juga menghadirkan penyedia layanan AI, kursus, dan sertifikasi. Pembahasan OBE adalah pendekatan pendidikan yang berorientasi pada hasil pembelajaran, serta Indeks Kematangan OBE (IKOBE) menjadi bahan refleksi bagi pengembangan pembelajaran DTI ITS.
Menurut Henning, evaluasi pembelajaran perlu lebih sistematis dan terdokumentasi agar hasilnya tidak hanya diketahui dosen pengampu. Portofolio mata kuliah dapat melengkapi Rencana Pembelajaran Semester (RPS) untuk meninjau relevansi materi, kendala perkuliahan, serta ketercapaian Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) dan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL). Evaluasi selama dan pada akhir semester, dengan standar yang konsisten antarkelas paralel, dapat menjadi masukan bagi perkuliahan berikutnya. Evaluasi tahunan tingkat angkatan juga dapat membantu menentukan tindak lanjut pada kompetensi yang belum tercapai tanpa selalu mengulang seluruh mata kuliah.
Dalam jangka panjang, relevansi ilmu perlu ditinjau tiga hingga lima tahun setelah kelulusan melalui masukan industri dan pengguna lulusan. Evaluasi berkelanjutan diharapkan memperkuat kurikulum dan memperkecil kesenjangan antara pembelajaran di kampus dengan kebutuhan teknologi, masyarakat, dan dunia kerja. Wawasan tersebut masih menjadi bahan pengembangan, bukan kebijakan baru atau manfaat yang telah terukur dari keikutsertaan dalam Munas.
Kontribusi pada Konferensi Internasional IEEE ICIC 2026
Selain mengikuti Munas VII APTIKOM, ITS turut berkontribusi pada konferensi internasional IEEE ICIC 2026. Dua makalah dipresentasikan oleh dosen Departemen Teknologi Informasi bersama mahasiswa bimbingannya di SIMT ITS.
Makalah pertama berjudul Integrating TOPSIS and the Analytic Hierarchy Process in Spatial Analysis for Route Selection of a 500 kV Underground Cable Transmission Line in Surabaya and Sidoarjo, Indonesia, ditulis oleh R.V. Hari Ginardi, Willyam Berlian, dan Rocel A.J. Batara.
Makalah kedua, Telco-Based Deterministic Targeting in Programmatic Advertising: A Focused Literature Review, ditulis oleh Henning T. Ciptaningtyas, Mirza Taufik Ahmad, R.V. Hari Ginardi, Deka Julian Arrizki, Gagatsatya Adiatmaja, dan Rocel A.J. Batara.
Kontribusi terhadap Sustainable Development Goals
Wawasan pembelajaran, jejaring akademik, dan penyebarluasan riset dalam partisipasi DTI ITS ini memiliki keterkaitan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, khususnya:
Keterkaitan tersebut menunjukkan arah kontribusi terhadap pendidikan, kemitraan, dan riset. Wawasan evaluasi masih merupakan bahan pengembangan, sedangkan kolaborasi penelitian masih berupa peluang yang dapat dijajaki lebih lanjut.
Reporter: Erlinda A
=================================================================
Informasi disediakan oleh :
Departemen Teknologi Informasi
Website: its.ac.id/it
Instagram: its_teknologi_informasi
Youtube: Teknologi Informasi ITS