News

Rancang Desain Jembatan Ramah Biaya, Mahasiswa ITS Raih Juara

Jum, 26 Nov 2021
11:27 pm
Fakultas Vokasi

Sorry, no posts matched your criteria.

Share :
Oleh : fvokasiadmin1   |

Potret anggota tim CT-Balangmara yang berhasil memenangkan juara pertama Bridge Design Competition Civil Cup 2020.

Kampus ITS, ITS News — Prestasi membanggakan kembali diraih Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Melalui inovasi perancangan desain jembatan yang apik, tim CT-Balangmara berhasil meraih juara pertama pada Bridge Design Competition Civil Cup 2020. Kegiatan ini diadakan oleh Universitas Negeri Jakarta, yang mana puncaknya digelar pada Senin, (2/10) lalu.

Adalah Arsyad susanto, M Fikri Nadhif, dan Florian Dewantara, tiga mahasiswa asal Departemen Teknik Infrastruktur Sipil ini berhasil merancang desain jembatan yang baik dengan aplikasi SAP2000. Tidak hanya itu, desain jembatan ini memiliki kekuatan yang baik sehingga mampu menanggung beban dinamis yang tinggi. Tentunya, desain jembatan ini juga ramah biaya pengeluaran.

Arsyad susanto, salah satu anggota tim CT-Balangmara, mengatakan bahwa desain jembatan yang mereka buat memang tidak jauh berbeda dengan desain jembatan pada umumnya. Namun, terdapat penggunaan batang diagonal yang cukup berbeda. “Kami menggunakan batang diagonal yang lebih panjang sehingga dapat memangkas biaya untuk bahan yang dibutuhkan,” tuturnya.

Pria yang akrab disapa Arsyad ini menjelaskan bahwa desain jembatan yang dibuat berbentuk warren truss. Tipe jembatan ini memiliki rangka utama yang berbentuk trapesium dari serangkaian segitiga. Dimensi dari desain jembatan ini adalah 60 x 8,5 x 5 meter dengan rangka mutu baja BJ 55. “Untuk bahannya, kami memilih baja WF yang merupakan material dengan kekuatan tinggi sepanjang 60 meter,” ucapnya.

Visualisasi desain jembatan yang dirancang oleh tim CT-Balangmara.

Lebih lanjut, mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di semester tiga ini mengungkapkan bahwa pemilihan desain yang lebih sederhana tentu berdampak pada efisiensi biaya. “Yang terpenting adalah aspek utama dari jembatan ini, yaitu aspek fungsionalitas dari sebuah jembatan itu sendiri,” tegasnya.

Arsyad pun mengungkapkan rasa syukurnya karena telah banyak dibantu dalam proses perancangan desain jembatan ini, terutama dalam hal analisa struktur. “Kami sangat berterima kasih terutama pada DS Champion ITS, yang mana merupakan tim kawal lomba di Kampus ITS Manyar,” tuturnya.

Arsyad dan timnya berharap bisa terus membanggakan Departemen Teknik Infrastruktur Sipil ITS dan membawa nama baik ITS melalui prestasi lainnya. Selain itu, mereka juga ingin agar rekan mahasiswa lainnya memiliki kesempatan untuk mengembangkan ilmu dan ide-ide kreatifnya. “Utamanya pada perlombaan tingkat nasional yaitu Kompetisi Jembatan Indonesia dan Kompetisi Bangunan Gedung Indonesia (KJI-KBGI),” pungkasnya. (meg/lut)

Latest News

Sorry, no posts matched your criteria.