SUMBERDAYA

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya baru saja menambah guru besarnya dengan mengukuhkan profesor di bidang Kimia murni. Dia adalah Prof Dr Fahimah Martak MSi.

Dosen Departemen Kimia Fakultas Sains ini berhasil melakukan penelitian yang memberikan harapan baru bagi para penyandang kanker di Indonesia. Hasil penelitian itu membuatnya dikukuhkan sebagai guru besar di Graha Sepuluh Nopember ITS Surabaya, Rabu (16/5/2018). Selain membawa tema teknologi, juga mengembangkan senyawa kompleks untuk antikanker.

Menurut Prof Fahimah, penelitiannya berhasil mengembangkan senyawa kompleks sebagai lapisan material magnetik dan zat antikanker. “Senyawa kompleks ini akan berguna pada bidang industri dan farmasi,” ujarnya. Senyawa kompleks adalah senyawa kimia yang terbentuk antara senyawa ligan dan ion logam. Senyawa kompleks dengan ligan senyawa N-(alilkarbamotioil) benzamida dimodifikasi strukturnya dengan menambahkan 12 macam substituen berbeda pada senyawa benzena. Perbedaan substituen ini mengaktifkan senyawa kompleks sebagai zat antikanker.

“Dalam melakukan modifikasi, dilakukan penambahan masing-masing substituen tersebut berdasarkan sifat lipofilik, elektronik dan sterik senyawa ligannya,” jelas Fahimah. Dikatakan, penelitiannya mengenai senyawa kompleks ini masih berlanjut dengan menggunakan ligan yang berbeda. Ligan tersebut dimodifikasi strukturnya sehingga memiliki peranan aktif untuk membunuh sel kanker jenis cellines Humans Colorectal (HCT 116).
“Selain ligan, ion logam juga berperan penting dalam pembentukan senyawa kompleks yang saya teliti. Dari hasil penelitan saya, ion logam koblat ternyata lebih berpotensi untuk membunuh sel-sel kanker,” terangnya.

Pengembangan senyawa antikanker ini juga sudah ia kembangkan bersama tim dari fakultas farmasi Universitas Airlangga (Unair). “Kimiawan tidak pernah bekerja sendirian tetapi bekerja sama dengan ahli-ahli untuk bidang yang terkait, misal teknik elektro dan ilmu farmasi,” ucap dosen kelahiran Surabaya, 3 Juli 1966 ini.
Pada hasil keduanya, ia mengubah senyawa kompleks menjadi material cerdas dan dari sifat material tersebut dapat digunakan sebagai bahan dasar pembuatan alat sensor dan memori komputer.

“Biasanya jika komputer normal tiba-tiba mati saat penggunaan, maka data yang tersimpan akan hilang. Sedangkan dengan senyawa kompleks yang diterapkan dalam sistem memori, dapat menyimpan data secara otomatis lebih lama, walau komputer dalam keadaan mati mendadak.